Headline news

Desa Damarguna Fasilitasi Pertemuan Warga karangtaruna atas Minimnya Keterlibatan Lokal di PT Tayi Mald Technology MFG Indonesia

Kab.cirebon– Masyarakat Desa Damarguna, Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, menyampaikan keluhan terkait keberadaan PT Tayi Mald Technology MFG Indonesia yang dinilai sejak tahap pembangunan hingga beroperasi tidak pernah melibatkan masyarakat setempat.

Kekecewaan warga memuncak saat proses rekrutmen tenaga kerja yang minim sosialisasi, sehingga banyak posisi justru diisi oleh masyarakat dari luar daerah.

Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Desa Damarguna memfasilitasi pertemuan antara masyarakat, perwakilan Karang Taruna, dan manajemen PT Tayi Mald Technology MFG Indonesia.

Pertemuan yang digelar di Balai Desa Damarguna, Senin (05/01/2026),

Pertemuan ini bertujuan untuk mendengarkan aspirasi warga sekaligus mencari titik temu antara kepentingan masyarakat dan perusahaan.

Perwakilan Karang Taruna Damarguna, Ando Prayoga, menyampaikan bahwa masyarakat pada dasarnya mendukung investasi yang masuk ke desa.

Namun, ia menegaskan bahwa keberadaan perusahaan seharusnya memberikan dampak positif bagi kesejahteraan warga, khususnya masyarakat Desa Damarguna, untuk mendorong pembangunan desa, diperlukan kerja sama antara perusahaan dan pemerintah desa, termasuk kontribusi dari pihak ketiga.

Ia juga mengusulkan agar pengelolaan limbah produksi dan limbah rumah tangga yang dihasilkan perusahaan dapat dikelola oleh Pemdes dan masyarakat Desa Damarguna melalui kerja sama resmi yang dituangkan dalam nota kesepahaman.

Selain itu, masyarakat berharap agar rekrutmen tenaga kerja ke depan dapat memprioritaskan warga lokal, dengan porsi sekitar 60 persen berasal dari Desa Damarguna dan desa penopang.

Mekanisme rekrutmen diusulkan melalui Karang Taruna yang ditunjuk dan ditugaskan oleh pemerintah desa untuk menghindari adanya oknum yang mengatasnamakan warga setempat.

Ando juga menyampaikan harapan agar program Corporate Social Responsibility perusahaan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Tak hanya itu, warga meminta pihak perusahaan melakukan perbaikan terhadap bangunan pabrik yang dinilai telah mengganggu saluran irigasi pertanian.
Menanggapi aspirasi tersebut, perwakilan PT Tayi Mald Technology MFG Indonesia yang dihadiri Wakil Direktur Mr. Swan, melalui penerjemah sekaligus Manajer HRD Leandro, menyatakan pihaknya pada prinsipnya terbuka untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah desa dan masyarakat.

Ia menjelaskan, untuk pengelolaan limbah, pihak pemdes dapat mengajukan surat resmi kepada perusahaan untuk selanjutnya dibuatkan nota kesepahaman.

Sementara untuk rekrutmen tenaga kerja, perusahaan menyatakan komitmennya untuk mengutamakan warga Desa Damarguna dalam proses penerimaan karyawan.

Saat ini, perusahaan baru merekrut sekitar 50 tenaga kerja, sementara kebutuhan karyawan ke depan belum dapat dipastikan.

Namun pihak perusahaan berjanji akan menyampaikan informasi lowongan kerja kepada perwakilan yang ditunjuk pemdes dan masyarakat setidaknya dua minggu sebelum proses rekrutmen dilakukan.

Sementara itu, Kuwu Damarguna, Taufik, menegaskan bahwa pemerintah desa dan masyarakat pada dasarnya berterima kasih atas investasi yang masuk ke wilayahnya.

Namun, ia berharap keberadaan perusahaan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan warga desa.
Ia menambahkan, dari sejumlah usulan yang disampaikan masyarakat, dua poin telah disepakati dalam pertemuan tersebut, yakni terkait pengelolaan limbah dan prioritas rekrutmen tenaga kerja, sementara poin lainnya akan dibahas lebih lanjut di internal manajemen perusahaan. (π€ππ’π­πšπ¦πš)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *