
GEBANG, (Garasi tv1) – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) melalui Polresta Cirebon telah melaksanakan kegiatan penanaman jagung serentak seluas 750 hektar yang tersebar di berbagai lokasi dalam wilayah kerja Polresta Cirebon.
Kegiatan ini merupakan bagian penting dari upaya mendukung Program Ketahanan Pangan yang digagas oleh Polresta Cirebon dalam koordinasi erat dengan Polda Jabar. Di lokasi Desa Gebang Ilir sendiri, luas lahan yang digunakan untuk penanaman jagung pada kesempatan ini mencapai sekitar 10.000 meter persegi atau setara dengan kurang lebih satu hektar.
Salah satu titik pelaksanaan utama berada di Blok Gendowor, RT 003 RW 004, Desa Gebang Ilir, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, yang digelar pada Kamis (29/01/2026).
Acara penanaman jagung serentak di Desa Gebang Ilir dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat terkait yang menunjukkan komitmen bersama dalam meningkatkan ketahanan pangan lokal. Antara lain Camat Gebang, Kapolsek Gebang AKP. Wawan Hermawan, Danramil 2005, Kuwu Desa Gebang Ilir, anggota Posko Layanan Pertanian (Posal) Gebang, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Gebang, Kelompok Tani Mulia Tani yang turut serta aktif terlibat dalam setiap tahapan proses penanaman.
Kehadiran berbagai pihak ini menjadi bukti adanya sinergi yang erat antara pemerintah daerah, institusi keamanan, dan masyarakat. Para peserta tidak hanya berperan sebagai saksi, tetapi juga secara langsung terlibat dalam menanam bibit jagung pipil yang telah disiapkan dengan baik sebelumnya.
Kapolsek Gebang AKP. Wawan Hermawan menjelaskan latar belakang pelaksanaan kegiatan tersebut sesuai dengan intruksi Polda Jabar untuk kegiatan tanam jagung pipil serentak di wialyah hukum Polresta Cirebon.
” Ini sudah sesuai dengan instruksi Bapak Kapolda Jabar, kita melaksanakan tanam jagung pipil di sini, yaitu di Blok Gendowor Desa Gebang Ilir Kecamatan Gebang, kurang lebih sekitar satu hektar. Kami bekerja sama dengan Kelompok Tani Mulia Tani,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pelaksanaan kegiatan berjalan dengan lancar dan hampir mencapai tahap penyelesaian. “Alhamdulillah, untuk kegiatan penanaman kita laksanakan dengan baik dan hampir selesai. Penanaman jagung pipil berikutnya kita bisa melaksanakan dengan baik sesuai dengan instruksi bahwa kita fokus pada ketahanan pangan. Nanti hasil daripada jagung pipil tersebut kita akan distribusikan ke Bulog,” jelasnya.
Kegiatan ini secara khusus fokus pada penanaman jagung pipil, yang dipilih karena memiliki beberapa keunggulan dibandingkan varietas jagung lainnya. Jagung pipil memiliki potensi hasil yang tinggi, masa panen yang lebih cepat, serta nilai ekonomi yang baik. Selain dapat digunakan sebagai bahan pangan pokok tambahan bagi masyarakat, jagung pipil juga dapat dijadikan bahan baku untuk usaha mikro kecil menengah (UMKM) lokal, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.
Secara keseluruhan, program penanaman jagung serentak ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan produksi pangan lokal, mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah, serta memberikan tambahan pendapatan bagi para petani.
Di Desa Gebang Ilir, kegiatan ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi desa-desa lain di Kabupaten Cirebon dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang ada untuk mendukung upaya ketahanan pangan nasional.
” Semoga dengan pelaksanaan program ini, produksi jagung lokal akan meningkat secara signifikan, sehingga dapat berkontribusi pada stabilitas pasokan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah kerja Polresta Cirebon.” pungkasnya. (aditama)
