Uncategorized

Program Makan Bergizi Gratis Membawa Keuntungan Sepihak Dan Sulitkan Pedagang Kecil

Cirebon (Garasi Tv1) – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah menuai beragam respons dari masyarakat. Dedi Ahmadi, pedagang buah grosir di Pasar Buah Cipeujeh Wetan, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon, menilai program ini membawa keuntungan bagi sebagian pihak, namun juga menimbulkan kerugian bagi pedagang kecil.

“Menurut saya ada yang dirugikan dan ada yang diuntungkan. Sebagai toko grosir buah, saya merasa diuntungkan karena pembeli yang seharusnya sedikit sekarang bertambah banyak,” ujar Dedi ditemui di sekitaran pasar buah Cipeujeh Wetan. 2 Februari 2026.

Namun, ia menambahkan pedagang kecil kaki lima justru banyak mengeluh karena sulit menjual barang dagangan mereka. Dedi juga menyoroti dampak program terhadap konsumsi anak-anak di sekolah.

“Coba lihat, anak saya kadang-kadang tidak senang kalau menunya ayam terus. Dalam program MBG, makanan anak-anak sering tidak habis. Saya lihat banyak yang terbuang di bak sampah,” ungkapnya.

Selain itu, ia menilai kondisi ekonomi masyarakat saat ini semakin sulit.

“Para konsumen kesulitan, ekonomi sedang menjerit. Harga selalu melambung, bukan hanya buah, tapi beras, lauk-pauk, telur, dan lainnya juga naik terus,” jelasnya.

Dedi mengingatkan agar pemerintah lebih memperhatikan pedagang kecil yang rentan.

“Jangan sampai segelintir orang merasa diuntungkan, tapi yang dirugikan lebih banyak. Pedagang kecil banyak yang kehabisan modal bahkan sampai terjerat utang ke rentenir,” tegasnya.

Meski begitu, ia tetap mengapresiasi niat baik pemerintah.

“Tujuan pemerintah itu bagus, tapi dalam pelaksanaannya belum tentu sesuai harapan. Perputaran ekonomi seharusnya berjalan lancar, namun kenyataannya masih banyak yang kesulitan,” tutup Dedi. (AL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *