
Cirebon (garasi tv1) – Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cirebon, Jonson Manurung, menegaskan komitmen jajarannya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal.Cirebon, 21 April –2026

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan apel pembacaan ikrar “Zero Narkoba dan Handphone” yang digelar di Aula Apel Rutan Cirebon, Selasa (21/04). Kegiatan ini diikuti oleh pejabat struktural, satuan operasional kepatuhan internal, serta seluruh jajaran pegawai.
Apel berlangsung tertib dan khidmat, sekaligus menjadi pengingat bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata yang harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Dalam amanatnya sebagai pembina apel, Karutan Jonson Manurung menegaskan bahwa narkoba merupakan ancaman serius bagi bangsa.
“Narkoba adalah musuh negara yang dapat menghancurkan masa depan bangsa dan merusak generasi muda. Rutan Cirebon seharusnya menjadi tempat pembinaan, tempat memperbaiki diri, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik bagi warga binaan,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk saling menguatkan dan mengingatkan agar bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba serta penyalahgunaan handphone di dalam rutan.
Lebih lanjut disampaikan, penyalahgunaan narkoba tidak boleh terjadi di lingkungan Rutan Cirebon karena berdampak luas, mulai dari kerusakan kesehatan, kehidupan sosial, hingga mengancam keamanan negara.
Oleh karena itu, seluruh petugas diharapkan senantiasa mematuhi aturan dan kode etik yang berlaku demi terciptanya lingkungan rutan yang aman, kondusif, serta bebas dari praktik “halinar” atau handphone, pungutan liar, dan narkoba.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan komitmen zero narkoba dan handphone dapat terus dijaga dan menjadi budaya kerja di lingkungan Rutan Kelas I Cirebon.(Aditama)
