Uncategorized

Bus Coyo Terbakar di Jalur Pantura Rawa Urip, Tidak Ada Korban Jiwa

PANGENAN, (Garasi tv1).- Sebuah bus mengalami kebakaran di jalur Pantura, tepatnya di wilayah Desa Rawa Urip, Kecamatan Pangenan, Kabupaten Cirebon, Kamis siang (28/5) sekitar pukul 12.30 WIB. Peristiwa tersebut sempat menyebabkan arus lalu lintas tersendat karena petugas memberlakukan sistem contra flow selama proses pemadaman berlangsung.

Kapolsek Pangenan, AKP Abdul Majid, mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat terkait kebakaran bus di jalur Pantura Desa Rawa Urip. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan pihak pemadam kebakaran serta Unit Gakkum Lantas untuk melakukan penanganan cepat di tempat kejadian perkara (TKP).

“Begitu menerima laporan, kami langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar serta Unit Gakkum Lantas untuk penanganan cepat,” ujar AKP Abdul Majid.

Api yang membakar sebagian badan bus berhasil dipadamkan oleh satu unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Pangenan. Setelah proses pemadaman selesai, situasi di lokasi kembali aman dan arus lalu lintas berangsur normal.

Dalam kejadian tersebut terdapat tiga orang penumpang di dalam bus. Seluruh penumpang bersama sopir berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Para penumpang bahkan diperbolehkan melanjutkan perjalanan setelah kondisi dinyatakan aman.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, hanya kerugian materi akibat bus terbakar,” katanya.

Berdasarkan keterangan sementara dari sopir, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada bagian AC atas bus. Asap pertama kali terlihat keluar dari bagian tersebut, sehingga sopir segera menepikan kendaraan ke bahu jalan.

Mengetahui adanya asap, seluruh penumpang dan kru bus langsung turun untuk menyelamatkan diri. Mereka juga sempat mencabut aki kendaraan guna menghindari aliran listrik yang dapat memperbesar kobaran api.

“Menurut keterangan sopir, api diduga berasal dari korsleting AC bagian atas. Saat muncul asap, bus langsung ditepikan dan seluruh penumpang segera turun menyelamatkan diri,” jelasnya.

Akibat kejadian tersebut, petugas sempat menerapkan sistem contra flow selama kurang lebih 15 menit guna menjaga keselamatan pengguna jalan dari kobaran api dan asap tebal yang muncul di sekitar lokasi kejadian.(Aditama)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *