
CIREBON (Garasi tv1) – Pemerintah Kabupaten Cirebon mengapresiasi peran putra daerah, Beny Siregar, Manajer Lokasi dan Keamanan CLG Indonesia, yang dinilai turut membawa investasi Ching Luh Group ke Kabupaten Cirebon.

Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, saat menghadiri ground breaking proyek Ching Luh Cirebon di Desa Gebangmekar, Kecamatan Gebang, Rabu (12/8/2026).
Menurut Agus, masuknya investasi Ching Luh Group menjadi peluang besar bagi Kabupaten Cirebon, terutama dalam membuka lapangan pekerjaan dan memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk bekerja di daerah sendiri.
“Kami mengapresiasi putra daerah yang ikut membawa investasi Ching Luh ke Kabupaten Cirebon,” ujar Agus.
Agus mengatakan, selama ini sebagian masyarakat Kabupaten Cirebon masih menggantungkan kehidupan pada sektor pertanian dan perikanan. Namun, perubahan zaman membuat banyak generasi muda lebih tertarik bekerja di sektor industri dan bidang pekerjaan modern.
Karena itu, kehadiran Ching Luh diharapkan menjadi peluang baru bagi generasi muda Kabupaten Cirebon.
Pemkab Cirebon juga menyatakan komitmennya menciptakan iklim investasi yang aman, nyaman, dan memiliki kepastian. Pemerintah daerah memastikan pelayanan perizinan dilakukan secara transparan dengan kepastian waktu, biaya, serta kemudahan pelayanan.
Sementara itu, Manajer Lokasi dan Keamanan CLG Indonesia, Beny Siregar, menegaskan perusahaan berkomitmen menjalankan pembangunan dan kegiatan usaha dengan mematuhi regulasi serta memperhatikan hak pekerja dan masyarakat.
Beny menyebut, kepatuhan menjadi salah satu fondasi utama untuk membangun kepercayaan antara perusahaan, pemerintah, pekerja, mitra bisnis, dan masyarakat.
CLG Indonesia juga berkomitmen memperhatikan kesehatan dan keselamatan kerja, kesejahteraan karyawan, perlindungan lingkungan, serta pengembangan talenta lokal.
“Kami ingin membuka lapangan kerja yang berkualitas dan mengembangkan talenta-talenta lokal Cirebon yang akan dipersiapkan agar mampu menjadi bagian dari perkembangan industri alas kaki Indonesia,” terang Beny.
Menurut Beny, pembangunan proyek Ching Luh Cirebon bukan sekadar penanda dimulainya pembangunan fasilitas pabrik. Lebih dari itu, proyek tersebut menjadi awal komitmen jangka panjang perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Cirebon.
Investasi tersebut diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan kompetensi masyarakat lokal, serta munculnya peluang usaha baru di sekitar kawasan industri.
“Hari ini kami meletakkan fondasi komitmen jangka panjang untuk mengembangkan talenta Cirebon dan tumbuh bersama masyarakat,” pungkas Beny.(Aditama)
