Uncategorized

Puluhan emak-emak Gelar Aksi Protes Dan Pencabutan Pohon Sawit

CIREBON TIMUR (Garasi tv1) puluhan emak-emak di kabupaten cirebon ,jumat (1/16/2026) menggelar aksi pencabutan pohon kelapa sawit ilegal yang baru ditanam empat bulan dari lahan seluas dua setengah (2,5) hektar. pencabut dari warga ini kesal lantaran dari pihak perusahaan belum melakukan pengosongan pohon sawit, padahal pihak pemerintah daerah sudah membatasi pada hari kamis tanggal 15 kemarin.

Berbondong – bondong puluhan emak-emak warga desa cigobang, kecamatan pasaleman kabupaten cirebon jumat siang menyuarakan penolakan terhadap keberadaan kebun sawit ilegal.

kedatangan aksi warga ini sebagai kekesalan warga karena lahan kebun sawit seluas dua setengah hektare pohon sawit tak kunjung di musnahkan.

warga langsung mendatangi kebun sawit untuk melakukan pencabutan pohon, serta mencabut secara manual. aksi protes pencabutan pohon sawit ini lantaran keberadaan kebun sawit yang sempat viral ditemukan secara misterius dari pihak pemilik perusahaan belum melakukan pengosongan.

padahal dari pemerintah daerah serta gubernur jawa barat, dedi mulyadi melarang keras keberadaan kebun sawit di cirebon sebelumnya pemerintah memberikan batas waktu pada hari kamis tanggal 15 kemarin kepada pengusaha untuk mengosongkan lahan kebun sawit, namun hingga sampai saat kini belum dilakukan pengosongan sehingga warga geram dan terpaksa mencabut pohon sawit tersebut.

rohana dan juju warga cigobang mengatakan “saya nggak setuju adanya pohon sawit, pohon sawit satu takut kekeringan, takut longsor.”
Karena udah nggak sabar udah ditunggu satu minggu, belum Ada informasi apa, entah dari desa, entah dari apa, jadi saya, dan warga bareng bareng aja cabut sendiri, udah nggak sabar, tadinya tanggal Lima belas, ya janjinya, janjinya kok sampai tanggal enam Belas, nggak dicabut cabut,sekarang ya, ya udah aja cabut sendiri.
kaum emak-emak yang khawatir keberadaan kebun sawit/ mengancam bencana dan krisis air bersih/ dan akan merubah ekosistem hutan yang selama ini terjaga di wilayah tersebut, aksi protes emak-emak ini baru bisa diredam setelah pihak kepala desa cigobang mendatangi lahan sawit/ pihak desa juga akan berkoordinasi dengan dinas perhutani kabupaten cirebon/ dan akan memusnahkan pohon sawit pada hari senin depan oleh satpol pp//
“Kepala desa cigobang, m.abdul zei, menambahkan, Supaya Yang jelas kami mungkin masyarakat menuntut itu sawit tidak Ada di desa cigobang, Yang jelas kami sesegera mungkin Nanti dari pemerintah kabupaten ataupun nanti ibu Dewan supaya menindaklanjuti permasalahan sawit ini, kemarin, juga bu ketua dewan ibu sofi Sudah Menyampaikan, insya Allah, Hari senin Katanya mau menyampaikan, kebetulan Ada rapat sama Pak bupati mau menyampaikan terkait masalah sawit ini supaya cepat ditindaklanjuti, nah, nanti Yang mengeksekusi itu, insya Allah, langsung dari satpol PP kabupaten, katanya, iya kalau kami dari pemerintahan desa, mungkin menjaga masyarakat kami, biarpun supaya masyarakat kami tidak terpancing.” (AL)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *