
Gebang (Garasi tv1)-Warga Desa Melakasari, Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon, kembali mengeluhkan persoalan sampah kiriman yang menumpuk di saluran irigasi desa setempat. Sampah tersebut diduga berasal dari wilayah hulu yang terbawa arus air hingga ke hilir.

Kondisi ini membuat Desa Melakasari seolah menjadi titik akhir penampungan sampah dari sejumlah kecamatan di wilayah selatan. Di antaranya Kecamatan Pabedilan, Ciledug, Pabuaran, hingga Kecamatan Cidahu. Aliran irigasi yang terhubung langsung dari hulu ke hilir menjadi faktor utama sampah terus berdatangan.
Tumpukan sampah di saluran irigasi tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga berpotensi menyumbat aliran air dan memicu banjir, terutama saat debit air meningkat.
Kuwu Melakasari, Sochibi, menyebutkan bahwa desanya selama ini selalu menjadi titik akhir penampungan sampah kiriman. Ia mengaku sudah berulang kali melakukan pembersihan bersama warga, namun hasilnya tidak bertahan lama.
“Setiap kali dibersihkan, sampah datang lagi saat air mengalir dari hulu. Ini menjadi persoalan yang terus berulang,” ujarnya.
Pemerintah desa bersama warga berharap adanya penanganan terpadu dari pemerintah daerah dan kesadaran masyarakat di wilayah hulu agar tidak membuang sampah ke saluran irigasi.
Tanpa adanya solusi menyeluruh, persoalan sampah kiriman ini dikhawatirkan akan terus terjadi dan merugikan warga di wilayah hilir, khususnya Desa Melakasari.(solehudin)
