Uncategorized

DPRD Jabar Sebut Petani Sebagai Pahlawan Bangsa

CIREBON (Garasi TV1) , – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, George Edwin Sugiharto, bersama Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Partai Gerindra, Nana Kencana Wati, menghadiri acara panen raya perdana bagian dari program MT Satu di Desa Karangwareng, Kecamatan Karangwareng, Kabupaten Cirebon. Jumat ( 27/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dukungan langsung kepada para petani, yang disebut-sebut sebagai pahlawan sejati bangsa.

“Para petani adalah pahlawan sejati. Dukungan kami kepada mereka sangat penting, karena berkat perjuangan para petani, rakyat Indonesia dapat hidup sehat, sehingga peran petani tidak dapat digantikan oleh siapapun.” tegasnya.

Kehadiran kedua pejabat ini juga diungkapkan sebagai realisasi program Presiden Prabowo Subianto bersama dengan kabinetnya, khususnya Menteri Pertanian Amran Sulaiman dan Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, dalam rangka menciptakan ketahanan pangan nasional.

“Kita harus mandiri dalam hal pangan dan tidak tergantung pada negara lain. Ini adalah langkah konkret agar kita tidak perlu bernegosiasi mengenai kebutuhan pangan kita, karena kita harus mampu memenuhi kebutuhan dari sawah dan kebun kita sendiri,” jelasnya.

Pada acara tersebut, mereka secara simbolis memotong beberapa batang padi untuk merasakan langsung perjuangan para petani.

“Kami hanya memotong dua atau tiga batang padi, tetapi kami sangat menghargai kerja keras mereka yang bertani di lahan yang luas,” ujarnya.

Selain memberikan dukungan moral, kedua pejabat juga berkomitmen untuk mencatat segala permasalahan yang dihadapi petani guna diperjuangkan di tingkat yang sesuai.

Dalam pertemuan yang sama, juga dibahas mengenai penerapan teknologi pertanian modern. George Edwin menekankan bahwa setelah bertani selama puluhan tahun, saatnya para petani memanfaatkan teknologi yang ditawarkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas hasil panen. Salah satu langkah konkret yang telah dilakukan adalah pemberian pupuk nutrisi organik.

“Di era sekarang, model pertanian organik sangat penting untuk kesehatan, dan Insya Allah, hasil padi yang ditanam juga akan organik,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut George Edwin dan Nana Kencanawati juga menyerahkan bantuan alat pertanian dari pemerintah pusat, antara lain traktor roda empat dan rotavator.

“Alat ini sangat membantu dalam pengolahan tanah, karena dengan rotavator, satu hektar lahan dapat diolah dalam waktu sibgka dan ini jauh lebih efisien dibandingkan menggunakan hand tractor. Ini akan menghemat tenaga petani dan memungkinkan mereka untuk lebih produktif dalam kegiatan lainnya,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Nana Kencanawati menyoroti pentingnya peran serta generasi Z (Gen Z) dan milenial dalam dunia pertanian. Menurutnya, terjadi perubahan signifikan di kalangan generasi muda terkait persepsi terhadap sektor pertanian.

“Dunia pertanian identik dengan para sesepuh yang menghabiskan waktu di ladang. Namun, kini dengan kemajuan teknologi, diharapkan generasi milenial untuk terjun ke bidang pertanian,” ucapnya.

Nana mengakui bahwa selama ini banyak kekhawatiran bahwa generasi muda enggan menjadi petani karena dianggap pekerjaan yang kotor, melelahkan, dan hasilnya tidak sebanding dengan usaha. Namun, dengan adanya inovasi dan dukungan teknologi, muncul harapan baru bagi kemajuan sektor pertanian.

“Di bawah kepemimpinan Pak Prabowo, perhatian terhadap sektor pertanian semakin meningkat. Ini membuka peluang bagi milenial untuk tidak hanya bekerja di pabrik dengan gaji yang minim, tetapi juga berkontribusi dalam mengembangkan pertanian yang berkelanjutan,” tandasnya.

Dengan demikian, diharapkan masa depan pertanian Indonesia akan semakin cerah dengan keterlibatan generasi muda yang signifikan.

“Kita berharap tidak akan ada lagi stigma bahwa pertanian hanya untuk kaum yang sudah sepuh. Mari kita sambut perubahan ini dan dorong lebih banyak milenial untuk terlibat dalam dunia pertanian!” pungkas Nana Kencanawati. (Aditama)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *