
KAPETAKAN (Garasi TV1) – Pemerintah Desa Kapetakan, Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, menggelar kegiatan gotong royong membersihkan tumpukan sampah di tps wilayah desa Kapetakan,Kabupaten Cirebon, Senin pagi.(25/25/2026), Kegiatan tersebut melibatkan perangkat desa, RT/RW, pihak Kecamatan Kapetakan, Polsek Kapetakan, hingga petugas puskesmas.

Kuwu Kapetakan, Hj. Sumini, mengatakan kegiatan kerja bakti dilakukan sebagai upaya penanggulangan persoalan sampah yang selama ini menjadi keluhan masyarakat dan sempat viral di media sosial.
“Hari ini saya kumpul sama warga, RT RW, perangkat desa, dibantu Polsek Kapetakan,pihak kecamatan, hingga petugas puskesmas.
untuk kerja bakti membersihkan sampah yang ada di wilayah Kapetakan. Semua hadir untuk menanggulangi sampah di Kapetakan,” ujar Hj. Sumini.
Menurutnya, lokasi tersebut kerap dijadikan tempat pembuangan sampah liar oleh warga sekitar maupun dari luar Desa Kapetakan. Meski berbagai imbauan dan peringatan sudah dilakukan, kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dinilai masih rendah.
“Padahal kita dari desa sudah sering mengingatkan masyarakat, tapi tetap saja seperti ini lagi. Keinginan kami desa tentu ingin lingkungan bersih dan masyarakat membuang sampah pada tempatnya,” katanya.
Pemerintah desa bersama Dinas Lingkungan Hidup juga disebut sudah beberapa kali melakukan pengerukan sampah menggunakan alat berat. Namun kondisi kembali dipenuhi sampah karena masih adanya masyarakat dan pedagang yang membuang limbah sembarangan.
Sementara itu, Sekretaris Kecamatan Kapetakan, Yanfazri, mengapresiasi langkah gotong royong yang dilakukan Pemerintah Desa Kapetakan bersama masyarakat dan unsur Muspika.
Ia menilai persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
“Kita tidak lelah menghimbau agar masyarakat selalu menjaga kebersihan dan membuang sampah pada tempatnya. Yang harus diubah adalah perilaku masyarakat,” ujar Yanfazri.
Yanfazri juga berharap Dinas Lingkungan Hidup segera menindaklanjuti kegiatan tersebut dengan mengerahkan armada pengangkut sampah agar hasil kerja bakti tidak kembali menumpuk.
Pemerintah desa berharap adanya kesadaran bersama dari masyarakat agar persoalan sampah liar di wilayah Kapetakan tidak terus berulang dan lingkungan tetap bersih serta sehat.(Aditama)
