
Cirebon (Garasi Tv1) – Para penarik becak di Pasar Gebang Mekar menyuarakan keresahan mereka terkait tidak adanya kompensasi Lebaran tahun ini. Keluhan ini muncul setelah banyak nama yang dicoret dari daftar penerima kompensasi, padahal sebelumnya mereka rutin menerimanya. Kondisi ini memaksa para penarik becak untuk tetap beroperasi di tengah padatnya arus mudik, menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Salah seorang penarik becak, Abdulah ketika mengetahui bahwa beberapa tukang becak di wilayah pasar gebang banyak yang tidak dapat namanya dicoret dan tidak masuk dalam daftar penerima kompensasi.
Abdulah mengungkapkan kekecewaannya. “Ya wislah ora masalah kita ora olih bansos, tapi karena kita ora olih bansos ya arepan tetep narik, lamon bli narik priben anak rabie kita bli bisa mangan atuh,” ujarnya dalam bahasa Jawa cerbon dengan nada pasrah.
Banyaknya data ajuan yang dicoret ini dibenarkan oleh pengurus Pasar Desa Gebang Mekar, H. Dade Mustofa. “Ya benar, data yang kami ajukan banyak yang dicoret oleh Dishub.” jelas H. Dade. Ia juga menyoroti ironi bahwa Pasar Gebang Mekar berada di ruas jalan arus mudik (jalur Utara), “Saya juga menyayangkan dicoretnya data penarik becak,padahal pasar Gebang Mekar adalah pasar yang berada di jalur Pantura arus mudik (ruas Utara) jadi sangat tepat klo pebeca yang biasa mangkal di pasar Gebangmekar diliburkan agar tidak mengganggu pemudik tentunya dengan imbalan kompensasi sementara banyak pebeca yang beroperasi pasar seberang yang tidak berada di jalur mudik, justru mendapatkan kompensasi ” tambahnya “tapi kan ini kebijakan pemerintah propinsi (Dishub) sehingga pebecak yang tidak memperoleh kompensasi menerima dengan pasrah, tapi kami kan tidak bisa memaksa dan melarang jika mereka tetap beroperasi karena tidak memperoleh kompensasi mereka kan butuh penghasilan untuk menghidupi keluarganya terlebih ini menjelang lebaran”
Kondisi ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan para penarik becak, tetapi juga berpotensi mengganggu kelancaran dan keamanan arus mudik di ruas jalan tersebut. Diharapkan ada perhatian serius dari pihak terkait untuk mencari solusi atas masalah ini, demi kesejahteraan para penarik becak dan kelancaran lalu lintas selama masa mudik Lebaran.(aditama)
