
CIREBON (Garasi tv1) – Lapangan Mansa Musa BC di Desa Wanasyasa, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, kembali menjadi lokasi perlombaan burung berkicau yang diikuti para penghobi dari berbagai daerah. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang digelar setiap bulan untuk mewadahi para pecinta burung sekaligus mengembangkan dunia kicau mania.(21/6/2026)

Penyelenggara kegiatan, Paguru Munir, mengatakan lomba burung berkicau ini merupakan agenda rutin yang terus dilaksanakan sebagai sarana bagi para penghobi untuk menyalurkan minat dan bakat mereka.
“Karena saya sebagai event organizer, setiap bulan kami mengadakan perlombaan burung murai di Lapangan Mansa Musa BC Wanasyasa. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para penghobi burung untuk berkumpul dan berkompetisi,” ujar Munir.
Menurutnya, selain menjadi ajang silaturahmi, perlombaan juga memiliki nilai ekonomi yang cukup besar. Burung yang berhasil meraih prestasi dalam perlombaan biasanya memiliki nilai jual yang lebih tinggi dibandingkan burung biasa.
“Kami mengadakan perlombaan untuk mewadahi penghobi sekaligus meningkatkan nilai jual burung. Burung yang sudah juara biasanya harga jualnya ikut naik dan menjadi lebih mahal,” katanya.
Dalam perlombaan tersebut, sejumlah kelas yang dipertandingkan di antaranya murai batu, cucak hijau, sogon, serta murai batu muda.
Munir berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sehingga para penghobi burung memiliki wadah yang positif untuk menyalurkan hobinya.
“Harapannya para kicau mania merasa puas dengan adanya perlombaan seperti ini dan hobi mereka bisa tersalurkan melalui arena festival burung berkicau,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang peserta sekaligus juara lomba, Pijaro, warga Plumbon, Kabupaten Cirebon, mengaku mengikuti perlombaan tidak hanya karena hobi, tetapi juga karena adanya nilai bisnis yang menjanjikan dari burung berkicau.
“Kalau ikut lomba tentu targetnya juara satu. Selain hobi, di dunia burung juga ada unsur bisnis. Ketika burung juara, nilai jualnya bisa meningkat,” ungkapnya.
Pijaro yang menurunkan burung jenis murai batu tersebut berharap dapat terus mempertahankan prestasi yang telah diraih pada berbagai perlombaan mendatang.
“Harapan saya ke depan bisa terus konsisten berada di jalur juara dan mempertahankan prestasi,” pungkasnya.
Melalui kegiatan rutin ini, komunitas kicau mania di Kabupaten Cirebon diharapkan semakin berkembang serta mampu memberikan dampak positif bagi para penghobi maupun pelaku usaha burung berkicau.(Aditama)
