Uncategorized

Jalan Rusak Tiga Tahun Dibiarkan, Warga Sindir Pemerintah “Jangan Tunggu Korban Bertambah”

Karangsembung (garasi tv1)- Kondisi memprihatinkan terlihat di Jalan Raya Karangsuwung–Karangtengah, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon. Jalur utama penghubung menuju Tambelang, Karangasem, Karangwareng hingga Ciledug Sindanglaut itu kini dipenuhi lubang besar dan genangan air saat musim hujan.

Ironisnya, kerusakan jalan yang menjadi akses vital masyarakat tersebut disebut sudah berlangsung selama tiga tahun tanpa penanganan serius dari pemerintah.

Warga mengeluhkan kondisi jalan yang semakin parah dan membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara motor dan pelajar yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

Rian, salah seorang pengguna jalan, mengatakan awalnya kerusakan hanya berupa lubang kecil. Namun kini hampir sepanjang ruas jalan dipenuhi lubang yang kerap memicu kecelakaan.

“Awalnya masih bagus, cuma sedikit lubang. Sekarang sudah parah banget. Yang jatuh sering, apalagi pagi hari banyak yang kerja dan anak sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, kecelakaan tabrak belakang juga kerap terjadi karena banyak pengendara melakukan pengereman mendadak untuk menghindari lubang di jalan.

“Ini jalur cepat, harusnya jangan kayak gini. Banyak yang nggak tahu kondisi jalan, sudah kencang terus rem mendadak karena ada lubang,” katanya.

Saat musim hujan, kondisi jalan disebut semakin berbahaya lantaran lubang tertutup genangan air dari aliran got yang meluap. Pengendara pun kesulitan membedakan jalan yang masih aman dilintasi dengan lubang yang cukup dalam.

Padahal ruas jalan tersebut merupakan jalur utama dan akses penting penghubung menuju wilayah Ciledug hingga arah Kota Cirebon yang setiap hari ramai dilalui kendaraan.

Warga pun menyindir pemerintah yang dinilai lamban menangani kerusakan jalan meski keluhan masyarakat sudah berulang kali disampaikan.

“Kalau bisa mah cepat diperbaiki demi keselamatan dan kenyamanan. Pemerintah harus gercep lah buat perbaikan jalan,” tegas Rian.

Masyarakat berharap pemerintah daerah tidak hanya fokus memperbaiki jalan di titik tertentu saja, sementara jalur vital lain yang rusak parah justru terkesan dibiarkan hingga membahayakan keselamatan warga.(solehudin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *