Uncategorized

Seorang Kuli Angkut Ditemukan Meninggal Dunia di Ruko Pasar Talang Cirebon, Diduga Sakit dan Kelelahan

CIREBON (Garasi TV1) – Warga Pasar Talang, Kelurahan/Kecamatan Lemahwungkuk, Kota Cirebon, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas pada Jumat, 3 Juli 2026 sekitar pukul 13.00 hingga 14.20 WIB.

Korban berjenis kelamin perempuan, yang belum diketahui identitasnya atau disebut “Mrs. X”, diduga meninggal dunia akibat sakit dan kelelahan. Almarhumah diketahui berprofesi sebagai kuli angkut atau kuli panggul di area pasar.

Berdasarkan keterangan saksi, peristiwa berawal saat korban mendatangi warung nasi milik Sdri. Asih, 41, warga Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Korban membeli nasi, namun mengaku merasa pusing dan tidak enak badan.

“Korban bilang pusing, terus minta nasinya dimakan di dalam lorong ruko pasar,” kata Saksi 1, Sdri. Asih.

Tidak berselang lama, korban tiba-tiba tergeletak jatuh di lorong ruko pasar. Melihat kejadian tersebut, Saksi 1 segera meminta pertolongan dan menghubungi Saksi 2, Sdr. Heri, 54, selaku Ketua RW setempat, untuk melaporkan ke kepolisian.

Petugas gabungan dari Polsek Lemahwungkuk dan Polres Cirebon Kota langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Hadir dalam olah TKP di antaranya Kapolsek Lemahwungkuk IPTU Usep Winta, S.H., Kanit Binmas IPTU Endang Dharmawan Y, Piket Reskrim, serta Unit Identifikasi Polres Cirebon Kota.

Dari hasil pemeriksaan awal di lokasi, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan. Di kantong korban hanya ditemukan uang tunai sebesar Rp12.000 dan tidak ada dokumen identitas lain yang bisa dikenali.

“Penyebab kematian diduga karena sakit dan kelelahan,” kata sumber kepolisian di lokasi.

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RS Gunung Jati Kota Cirebon untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga telah mencatat keterangan saksi-saksi, melakukan dokumentasi, dan menghubungi tim Inafis untuk proses identifikasi.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih berupaya mencari tahu identitas korban dan memberitahukan keluarga.(Aditama)


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *