
KAB. CIREBON, (Garasi TV1) – Penyanyi sekaligus pencipta lagu asal Kelurahan Babakan, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Zesta Yanderaz, berhasil menembus pasar internasional. Sejumlah karya yang dirilis melalui chanel Youtube Zesta Yanderaz bahkan viral dan didengar di berbagai negara.

Nama Zesta Yanderaz kini mulai dikenal luas setelah sejumlah lagunya beredar di platform musik digital dan mendapat respons positif dari pendengar mancanegara. Berdasarkan jejak digital, beberapa karyanya telah menembus pasar internasional.
Lagu berjudul “Arti Dirimu” misalnya, tercatat didengarkan di empat negara, yakni Malaysia, Pakistan, Indonesia, dan Italia melalui platform seperti Spotify, Joox, dan layanan musik digital lainnya.
Tak hanya itu, lagu “Arti Dirimu” juga sukses menembus pasar India dan Malaysia, bahkan telah mencapai lebih dari satu juta pendengar. Sementara lagu “Menyayat Hati” mendapatkan respons tinggi dengan dominasi pendengar dari Malaysia.
Selain dikenal sebagai penyanyi bergenre Rock Alternatif, Zesta Yanderaz juga aktif menciptakan lagu sekaligus mengisi posisi gitar pada Band Metal Debutan nya, Yakni “Burst Fated” yang juga telah menembus pasar internasional melalui semua Platform digital.
Dari 5 tahun silam, Zesta telah menghasilkan sejumlah single hits seperti “Menyayat Hati”, “Arti Dirimu”, “Untuk Yang Terakhir “, “Cinta mu Palsu”, ” Akhir Sebuah Kisah”, “Sebelum Terlambat” dan beberapa Hits lain nya.
Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (AI), ia tetap konsisten menciptakan lagu dengan mengandalkan inspirasi dan perasaan.
“Dalam membuat lagu, saya selalu mengutamakan hati dan imajinasi, serta menyesuaikan karakter vokal saya pada lagu tersebut. Prosesnya dimulai dari ide, kemudian pembuatan aransement, hingga take vokal yg saya garap di studio recording,” ujarnya kepada Garasi TV1. Minggu. (3/5).
Ia menjelaskan, awalnya karya-karya tersebut diunggah melalui YouTube, kemudian diproses hak ciptanya sebelum akhirnya dirilis ke berbagai platform musik digital.
Ke depan, Zesta berencana akan menghidupkan kembali “Mental Baja Production” (Production House miliknya dulu) sebagai wadah bagi dirinya, band Metal nya, sekaligus sebagai wadah bagi musisi berbakat asal Cirebon agar dapat berkembang dan bersaing di industri musik yang lebih luas. (Aditama)
